Berita

Berita, Kegiatan

Wujud Kepedulian, Pengurus PGRI Musi Rawas Utara Gelar Kegiatan Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

Musi Rawas Utara – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan 1447 H, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Musi Rawas Utara melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat pada hari Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Al-Barik serta kepada warga Telkom di Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara. Dalam kegiatan ini, Pengurus PGRI Kabupaten Musi Rawas Utara menyalurkan takjil berupa 150 kotak nasi dan 225 cup bubur kacang hijau durian kepada anak-anak panti asuhan dan masyarakat sekitar. Adapun dana yang digunakan dalam kegiatan ini berasal dari sumbangan sukarela para pengurus PGRI Kabupaten Musi Rawas Utara serta pengurus PGRI tingkat kecamatan. Dana tersebut tidak berasal dari iuran bulanan anggota, melainkan dari partisipasi dan kepedulian pribadi para pengurus dalam rangka berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial PGRI kepada masyarakat serta wujud penguatan nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat berbagi di tengah kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, PGRI Kabupaten Musi Rawas Utara berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara organisasi PGRI dengan masyarakat. Kegiatan berbagi takjil ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kebersamaan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa yang akan datang sebagai bagian dari komitmen PGRI dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan

PGRI Musi Rawas Utara Sukses Gelar PORSENIJAR Tahun 2025

Musi Rawas Utara, 12 September 2025 – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Musi Rawas Utara sukses menggelar Seleksi Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) tingkat kabupaten pada tanggal 8–9 September 2025. Kegiatan ini dipusatkan di kediaman Wakil Bupati Musi Rawas Utara, dengan tujuan menjaring atlet, seniman, dan tenaga pendidik berprestasi yang akan mewakili PGRI Musi Rawas Utara pada ajang PORSENI tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang akan diagendakan di akhir September 2025 mendatang. Kegiatan seleksi yang diketuai oleh Hendro Ratmoko ini mempertandingkan lima cabang lomba, yakni bulu tangkis, tenis meja, catur, menyanyi solo, dan video pembelajaran. Dari hasil seleksi kabupaten, para pemenang yang berhasil meraih prestasi adalah sebagai berikut: Bulu Tangkis: Dendi Putera Lematang, Nico Defrizal, Bagus Santoso, dan Ratna Wijayanti Tenis Meja: Joko Liswandarto, Zaidan, Evan Prasetya, dan Eta Rima Catur: Tholip, S.Pd. Menyanyi Solo: Tinto Ariyanto dan Septi Triwasima Simatupang Video Pembelajaran: masih dalam tahap penilaian Dalam pesan singkatnya, Wakil Bupati Musi Rawas Utara, Bapak Junius Wahyudi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan dukungan penuh terhadap para peserta. Beliau berharap, kegiatan ini dapat melahirkan atlet dan talenta-talenta terbaik dari kalangan guru, yang tidak hanya berprestasi di tingkat kabupaten tetapi juga mampu mengharumkan nama Kabupaten Musi Rawas Utara di kancah provinsi maupun nasional. “Melalui PORSENIJAR ini, kita tidak hanya mengasah kemampuan olahraga dan seni, tetapi juga menguatkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan profesionalitas guru sebagai teladan di masyarakat,” ujar Junius Wahyudi. Perlu diketahui, tahun 2025 ini merupakan kali pertama PGRI Kabupaten Musi Rawas Utara mengikuti ajang PORSENIJAR. Momentum bersejarah ini menegaskan bahwa PGRI memiliki komitmen kuat untuk terus memajukan, mengembangkan potensi, dan meningkatkan kualitas guru demi pendidikan yang lebih bermutu di Musi Rawas Utara. Dengan berakhirnya seleksi tingkat kabupaten ini, para juara akan dipersiapkan untuk mengikuti PORSENI Provinsi Sumatera Selatan pada akhir September 2025.

Kegiatan

PGRI Musi Rawas Utara Serahkan Bantuan Kesehatan untuk Guru Honorer Korban Kecelakaan

Musi Rawas Utara, 2 September 2025 – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Musi Rawas Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama pendidik. Kali ini, PGRI menyerahkan bantuan kesehatan kepada Pak Joko Lestari, guru honorer SDN Rantau Jaya, yang mengalami kecelakaan tunggal selepas pulang mengajar beberapa waktu lalu. Akibat insiden tersebut, Pak Joko menderita cedera serius pada bagian wajah dan rahang. Setelah menjalani perawatan intensif, kini ia sedang menjalani home care sambil menunggu proses operasi tahap kedua. Kondisi ini menggerakkan hati keluarga besar PGRI untuk bergotong royong membantu meringankan beban biaya pengobatan. Melalui inisiatif pengurus, dilakukan penggalangan dana dari para guru dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Musi Rawas Utara. Dari aksi solidaritas itu, terkumpul dana sebesar Rp10.200.000. Bantuan tersebut diserahkan langsung pada Selasa, 2 September 2025 oleh Ketua PGRI Kabupaten Musi Rawas Utara, Hendro Ratmoko, S.Pd, didampingi jajaran pengurus. “Bantuan ini adalah wujud kepedulian kita bersama. Semoga dapat membantu meringankan biaya pengobatan Pak Joko, sekaligus menjadi pengingat bahwa kita adalah satu keluarga besar,” ujar Hendro. PGRI berharap aksi ini menjadi contoh nyata bahwa guru tidak hanya berperan dalam mendidik, tetapi juga saling menjaga dan menguatkan satu sama lain. Rasa empati dan solidaritas inilah yang diharapkan terus tumbuh, agar setiap kesulitan dapat dihadapi bersama dengan semangat persaudaraan.

Kegiatan

Pak Wen, Guru Honorer di Daerah 3T Akhirnya Bisa Lanjut Kuliah Berkat Dukungan PGRI dan Donasi Guru

Musi Rawas Utara, 8 Juli 2025 — Kisah haru penuh dedikasi datang dari pelosok SDN Translok Pauh, salah satu sekolah di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) Kabupaten Musi Rawas Utara. Sarwani, atau yang akrab disapa Pak Wen, guru honorer berusia 55 tahun, telah mengabdikan diri selama 20 tahun sebagai pendidik di sana, meski belum menyandang gelar sarjana. Perjalanan pendidikan Pak Wen sempat terhenti di semester 7 Universitas Terbuka karena keterbatasan biaya dan tanggung jawabnya merawat istri tercinta yang mengalami sakit keras. Namun, semangatnya untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan tidak pernah padam. Melihat dedikasi luar biasa ini, Koko Triantoro, relawan sekaligus Sekretaris PGRI Musi Rawas Utara, bersama tim dan ketua PGRI Hendro Ratmoko, S,Pd, melakukan kunjungan langsung ke tempat tugas Pak Wen. Dalam kunjungan tersebut, PGRI menyampaikan komitmen untuk membantu Pak Wen menyelesaikan pendidikan sarjana melalui pendampingan serta bantuan biaya kuliah dari dana PGRI dan donasi para guru se-Kabupaten Musi Rawas Utara. Pada hari Senin, 8 Juli 2025, PGRI secara resmi mendampingi Pak Wen untuk melakukan registrasi kuliah kembali di UT SALUT (Sentra Layanan Universitas Terbuka). Rencananya, Pak Wen akan kembali aktif mengikuti perkuliahan pada awal bulan September 2025. Koko Triantoro menyampaikan harapan besarnya atas perjuangan Pak Wen. “Kami juga akan mengupayakan apresiasi bantuan sepeda motor untuk Pak Wen, karena medan yang ditempuh untuk ke sekolah cukup terjal dan kondisi motor pak wen sudah tua. Semoga bisa terwujud, mengingat besar jasanya dalam dunia pendidikan di daerah terpencil,” ungkapnya. Kisah Pak Wen menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa pengabdian dan ketulusan dalam mendidik generasi bangsa patut dihargai dan didukung bersama.

Kegiatan

PGRI Peduli: Kunjungi Guru Honorer Sakit, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Sesama

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama tenaga pendidik, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Musi Rawas Utara melaksanakan kegiatan bertajuk “PGRI Peduli”, dengan melakukan kunjungan ke rumah salah satu guru honorer, Ibu Dewi Mareta, SE, yang saat ini sedang mengalami sakit berat. Ibu Dewi Mareta merupakan guru honorer yang bertugas di SDN Aringin dan telah menderita sakit selama kurang lebih satu tahun terakhir, dengan diagnosa kanker otak. Kunjungan dilakukan langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Musi Rawas Utara, Hendro Ratmoko, S.Pd, didampingi oleh Sekretaris Umum PGRI, Koko Triantoro, S.Pd. Dalam kunjungan tersebut, PGRI menyerahkan santunan uang tunai untuk membantu biaya kontrol pengobatan lanjutan ke RSMH Palembang. Selain itu, PGRI juga menyatakan akan berupaya memberikan bantuan lanjutan berupa ambulans atau akomodasi lainnya, bekerja sama dengan yayasan yang terkait. Ketua PGRI Muratara, Hendro Ratmoko, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PGRI untuk hadir dan peduli terhadap kondisi para guru, baik dalam urusan profesi maupun persoalan pribadi. “Saya, sebagai Ketua PGRI, ingin turun langsung ke tiap daerah di seluruh kecamatan untuk melihat dan mendengar keluh kesah para guru, baik yang berkaitan dengan profesi maupun kondisi pribadi seperti kesenjangan ekonomi atau sakit seperti yang dialami Ibu Dewi Mareta. PGRI merupakan amanah besar bagi saya, dan sebagai tanggung jawab, saya ingin memberikan yang terbaik untuk guru-guru di Kabupaten Musi Rawas Utara. Saya berharap para guru tetap kompak, semangat dalam mengajar, dan tidak pernah malas untuk terus belajar demi anak-anak didik kita,” ungkapnya. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa semangat kekeluargaan dan saling membantu di antara para pendidik adalah nilai utama dalam membangun pendidikan yang bermartabat dan berkeadilan di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Kegiatan

PGRI Muratara Tunjukkan Kepedulian di Operasi Gratis Bibir Sumbing HUT Muratara ke-12

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ke-12, RSUD Rupit bekerja sama dengan Smile Train dan Yayasan Ummi Romlah menggelar kegiatan bakti sosial berupa Operasi Gratis Bibir Sumbing, yang dilaksanakan pada Sabtu, 21 Juni 2025 di RSUD Rupit. Kegiatan kemanusiaan ini berhasil melayani 16 orang pasien, yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Musi Rawas Utara dan daerah sekitarnya. Operasi dipimpin langsung oleh tim dokter spesialis bedah plastik dari RS Muhammadiyah Palembang, yakni dr. Iqmal Perlianta, Sp.BE-RE dan dr. Pipit Hendri Yani, Sp.BE-RE. Menunjukkan solidaritas dan kepeduliannya, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Musi Rawas Utara turut memberikan dukungan berupa bantuan uang tunai sebesar Rp200.000 per pasien untuk membantu akomodasi dan transportasi pasien selama proses pengobatan. Ketua PGRI Muratara, Hendro Ratmoko, S.Pd, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk keprihatinan dan dukungan moril dari para guru di Muratara. “Saya mewakili para guru se-Kabupaten Musi Rawas Utara turut empati atas terselenggaranya bakti sosial operasi gratis bibir sumbing. Karena itu, kami hanya mampu memberikan sedikit bantuan berupa uang tunai untuk membantu akomodasi transportasi bagi pasien. Semoga sedikit bantuan ini membantu para pasien,” ujarnya. Kegiatan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan memperkuat semangat gotong royong dalam memperingati hari jadi Kabupaten Musi Rawas Utara ke-12.

Scroll to Top