MURATARA — Pengurus Daerah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Musi Rawas Utara bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara secara resmi menyerahkan bantuan donasi kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan secara simbolis ini berlangsung di Kantor Bupati Musi Rawas Utara pada Rabu (16/9/2026).
Total bantuan yang berhasil dihimpun mencapai Rp37.553.000, hasil penggalangan dana dari jajaran pengurus, Dinas Pendidikan, guru, tenaga kependidikan serta seluruh donatur se-Kabupaten Musi Rawas Utara yang berlangsung sejak 22 Agustus hingga 16 September 2026. Seluruh dana bantuan tersebut disalurkan secara resmi melalui Bank Sumsel Babel untuk diteruskan kepada korban bencana di NTT.
Acara penyerahan donasi secara simbolis ini disaksikan langsung oleh Bupati Musi Rawas Utara, Bapak Devi Suhartoni, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara, Bapak M. Andrian Fathursyah. Jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Musi Rawas Utara hadir diwakili oleh Ketua PGRI Kab. Musi Rawas Utara Bapak Hendro Ratmoko, Wakil Ketua II Ibu Hendarti Yuliana, Wakil Ketua III Bapak Khoiron Suhaffi, Ketua Bidang Hubungan Dalam dan Luar Negeri Bapak Victor Sinaga, serta Ketua PC Karang Jaya Bapak Nurcahya Prasetya. Sementara itu, pihak penyalur donasi dari Bank Sumsel Babel diwakili oleh Direktur Utama Bapak Muhammad Suyadi, Direktur Keuangan Bapak Amrul Muslimin, dan Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Muara Rupit Bapak Muhammad Effendy.
Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan kepedulian solidaritas yang ditunjukkan oleh insan pendidikan di wilayahnya. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kesatuan aksi dan empati Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara beserta seluruh tenaga pendidik dalam membantu meringankan beban sesama yang tengah tertimpa musibah.
Ketua PGRI Kab. Musi Rawas Utara, Hendro Ratmoko, turut menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyisihkan rezekinya. Beliau berharap donasi yang terkumpul dapat membawa manfaat nyata, mengembalikan semangat belajar anak-anak sekolah, serta menguatkan masyarakat NTT yang berada di pengungsian untuk segera bangkit.